InfoGamesUp2Date - Hampir tidak terdengar kabar sejak Ubisoft merilis seri
keenamnya di tahun 2021 lalu, kini rumor akan kehadiran Far Cry 7 kian
mencuat kepermukaan. Meski hingga saat ini Ubisoft masih sibuk dengan game-game
yang sudah mereka umumkan sebelumnya. Hal ini tidak menghentikan Rumor Far
Cry 7 yang sudah mulai beredar belakangan ini.
Rumor kehadiran Far Cry 7 ini diawali dari seorang leaker
ternama yakni Tom Henderson.
Ia mengatakan bahwa saat ini Ubisoft dikatakan memiliki berbagai proyek
dari franchise Far Cry milik mereka. Menurut laporannya, Far Cry 7 bahkan
dikatakan sudah memasuki tahap dalam pengembangan dengan kode Project
Blackbird.
Ia juga mengatakan bahwa seri ketujuh dari
franchise tersebut akan mengambil latar belakang wilayah pergunungan Alaska. Ubisoft juga diketahui pernah menanyakan kepada
para penggemar mereka mengenai kemungkinan seri Far Cry di
Alaska pada tahun 2015 silam.
Dilansir dari Insider
Gaming, Ubisoft dikatakan tengah mengembangkan dua
seri franchise Far Cry mereka , yang pertama tentu saja Rumor Far Cry 7,
sementara seri kedua adalah sebuah game multiplayer only milik Far
Cry.
Memang masih belum jelas seperti apa detail
dari kedua game tersebut. Untuk game multiplayer
sendiri, Ubisoft kabarnya akan menawarkan sebuah konsep survival yang lebih
kental dengan efek permadeath di dalamnya.
Biasanya hampir semua bocoran dari Tom Henderson ini selalu
tepat sasaran dalam beberapa tahun terakhir ini. Namun masih harus ditekankan
bahwa hingga saat ini belum ada informasi resmi apapun dari Ubisoft terkait
rumor Far Cry 7 ini. Artinya, semua ini masih hanya sebatas rumor belaka.
Sesuai dengan namanya yang akan berfokus pada permainan
multiplayer dan mabar, game ini direncanakan akan rilis di sekitar tahun
2025 mendatang.
Saat ini Ubisoft sendiri masih tidak ingin berkomentar
mengenai adanya rumor tersebut dan menutup rapat-rapat soal informasi yang
hadir dari Insider Gaming.
Rumor Far Cry 7 ini dikabarkan
masih akan tetap mengikuti formula seri sebelumnya, yaitu mode single player yang telah dikembangkan
sejak lama oleh Dan Hay. Namun, proyek tersebut kita ketahui sempat terhenti
pengembangannya setelah ia keluar dari Ubisoft dan kini menjadi bagian
dari Blizzard.
Sumber: Ubisoft


0 Komentar